macet, sembrono, berantakkan, kacau, banyak sampah. sekarang coba anda lihat gambaran kota banjarmasin berikut, didepan lampu merah simpang 3 gatot - A.yani.

terlihat macet bukan?
kemacetan tersebut di akibatkan karena jalan banjarmasin yang lumayan kecil dan sesak. bukan hanya itu, sifat masyarakat kota banjarmasin yang bisa dibilang keras adalah salah satu dampak kemacetan tersebut. bagaiman tidak, lajur kiri yang tidak boleh sebagai tempat pemberhentian lampu merah pun terpakai. para pengendara yang tak ingin mengalah menunggu lampu merah pun menutupi badan jalan, sehingga para pengendara lain tak dapat menembusnya. maka dampak nya adalah kemacetan berkepanjangan biasa terjadi.
terus, bagaimana tanggapan pemerintah dalam hal ini?
pemerintah yang bertugas dalam pelayanan umum pun tak dapat berbuat apa-apa. karena sisi-sisi jalan telah dipenuhi gedung-gedung dan rumah-rumah masyarakat. toh, pemerintah tak dapat semena nya menggeser keberadaan tersebut. jika asal, masyarakat bakal protes.
inilah hasil yang terjadi, jika pemerintah dan masyarakat yang tidak saling bekerjasama. maka, masa depan banjarmasin adalah kemacetan diberbagai ruas jalan.
By. Andrie Callista via Admin - Mahasiswa STIA Bina Banua Banjarmasin
Ket : Liputan Andrie Callista di Web Blog andriecallista.blogspot.com
